Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Peneliti Pussainsa Menjadi Narasumber Pada Kegiatan Webinar Asteroid Day
News Writter : • Photographers : • 01 Jul 2020 • Read : 484 x ,

Bandung (30/06/2020). UPT OAIL ITERA Lampung mengadakan Webinar Asteroid Day  dengan topik membahas tentang peringatan hari internasiona tentang asteroid, atau dikenal sebagai Asteroid Day, dan Diskusi Jejaring NEO Guard.

Acara ini dilaksanakan pada hari Selasa , 30 Juni 2020 pukul 14.00 – 15.30  WIB secara daring melalui zoom cloud meeting dan live streaming youtube dipandu oleh 2 orang Moderator Nandhita  Pratiwi sebagai Koordinator kegiatan UPT OAIL ITERA dan  Robiatul  Muztaba  Sekretaris UPT OAIL ITERA. Peserta yang mendaftar hampir 200 peserta dari berbagai  Perguruan  tinggi  dan instansi  di Indonesia.

Untuk kelancaran jalannya seminar, susunan acara dibacakan terlebih dahulu oleh moderator pertama  dan  diawali sambutan oleh Kepala UPT OAIL ITERA  DR Hakim Malasan. Selanjutnya pemaparan  pemateri pertama oleh  Dr. Endang  Soegiartini,S.Si,M.Sc Dosen Astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB) tentang  Asteroid.

Setelah  pemaparan pertama selesai dilanjutkan tanya jawab dan diskusi  dipandu  oleh moderator pertama. Ada beberapa  pertanyaan  yang diajukan  oleh para  peserta seminar kepada narasumber terkait  Asteriod dan benda-benda antariksa. Dikarenakan waktu diskusi dan tanya jawab dibatasi maka hanya 3 peserta  yang dijawab  dalam pertanyaan tersebut.

Selanjutnya pemaparan presentasi  kedua tentang LAPAN -UPT OAIL dan Pengamatan NEO.   yang disampaikan oleh Peneliti Pussainsa LAPAN, Dr.Rhorom Priyatikanto membahas   Pengembangan Pengetahuan Melalui Kerjasama UPT OAIL dan LAPAN dalam Jejaring Pengamatan  NEO. Dalam kerjasama itu ada 3 isu yang dibahas, pertama: terkait pengetahuan apa yang sudah kita miliki dan pengetahuan apa yang diperlukan masyarakat, kedua: kerjasama apa yang dapat dijalin dan dilakukan oleh LAPAN bersama ITERA dan institusi lain, kemudian ketiga: tentang bagaimana membangun sistem pengamatan NEO yang diarahkan untuk tergabung dalam Jejaring Pengamatan NEO. Ketiga hal tersebut dijelaskan secara detail pada paparannya.

Dijelaskan juga tentang pentingnya clearing house yang berfungsi menjelaskan kepada masyarakat secara berimbang akan potensi bahaya benda jatuh antariksa. Syarat menjadi anggota IAWN (International Asteroid Warning Network) juga disampaikan. Peneliti Pussainsa juga menampilkan foto komet yang pernah diambil pada tanggal 14 Januari 2015 oleh pengamat dari LAPAN dan bulan Mei 2020 oleh pengamat ITERA. Rhorom menyimpulkan bahwa banyak hal yang harus dibangun, kali ini menitikberatkan pembangunan clearing house dan kita harus melakukan pengamatan dan menunjukkan deteksi NEO sehingga baru bisa bergabung dengan jejaring pengamatan NEO.

Selesai presentasi kedua yang disampaikan narasumber dilanjutkan tanya jawab dan diskusi, dipandu moderator kedua. Ada beberapa pertanyaan yang diajukan oleh para peserta seminar terkait benda jatuh antariksa, Asteroid, program yang dibuat oleh LAPAN untuk mengobservasi asteroid, dan lain sebagainya.

Acara ditutup oleh  moderator  dengan mengucapkan terima kasih pada para narasumber dari ITB dan  LAPAN yang telah berpartisipasi, para panitia, para peserta seminar, dan Koordinator UPT OAIL ITERA  atas kerjasamanya sehingga acara berjalan dengan baik dan lancar serta acara diakhiri dengan foto bersama untuk dokumentasi  kegiatan webinar.

 

Humas Pussainsa: Sucipto/Christine/Ferdhie

Dokumentasi : Humas








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. DR. Djundjunan 133 Bandung 40173 Indonesia
Telp. (022)6012602 Fax.(022)6014998.
Email. pussainsa@lapan.go.id




© 2014 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL