Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Kepala LAPAN Menjadi Narasumber Dalam Webinar Kedirgantaraan
Penulis Berita : • Fotografer : • 04 Jun 2020 • Dibaca : 288 x ,

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, M.Sc menjadi narasumber dalam Webinar yang diselenggarakan oleh SMA Pradita Dirgantara dengan tema “Membangun Kedirgantaraan di tengah Pandemi Covid-19” pada Rabu, (03/06/2020).

Kepala LAPAN merupakan salah satu narasumber selain dari Pakar Pesawat Terbang (Putra Alm. B.J. Habibie) yaitu Dr. Ing Ilham Akbar Habibie, Dipl, Ing, M.B.A dan Prof. Tatacipta Dirgantara Dekan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara mewakili Rektor ITB, Prof. Reini W, MSCE, Ph.D. Webinar ini  terselenggara  melalui  daring via video zoom dan secara langsung live via youtube SMA Pradita Dirgantara. Kegiatan dimoderatori oleh Dwi Agus Yuliantoro, Ph.D sebagai Direktur Pengembangan Sekolah SMA Pradita Dirgantara dan  Letkol Tek. A. Sugiyono, MT, M.I.Pol sebagai Komandan Sathar 14 Depohar 10 Lanud Husein Sasatranegara. Acara webinar ini juga diikuti oleh Kepala Pusat Sains Antariksa, Dra. Clara Y. Yatini, M.Sc dan Koordinator Bidang Diseminasi, Dr. Emanuel Sungging M.,M.Si.  

Ketua Umum Yayasan Ardhya Garini, Ny. Nanny Hadi Tjahyanto mengawali dengan memberikan sambutan pada kegiatan webinar ini. Disampaikan visi dari SMA Pradita Dirgantara dan juga arahan bagi para siswa SMA Pradita Dirgantara. “Tujuan yayasan ini berusaha terus memfasilitasi pertemuan para siswa dengan technocrat idolanya agar menjadi langkah panutannya menuju kesuksesannya, “papar Ketua Umum Yasarini.

Kepala LAPAN memberikan paparan tentang Peran LAPAN Dalam Mendukung Industri Penerbangan dan Antariksa. “Landasannya Undang-Undang Penerbangan Nomor 9, Perpres Nomor 28 Tahun 2008, Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan. LAPAN sudah mengembangkan pesawat N-219 dan tahun 2017 terbang perdana dan diberi nama Pesawat Nurtanio, menghargai Kepala LAPAN pertama dan tokoh TNI AU sebagai perintis industri penerbangan. Saat ini, N-219 sedang proses sertifikasi dan dikembangkan juga N-219A (Amphibi), yang sangat potensial bagi Indonesia karena pulau-pulau kecil di Indonesia yang tidak memiliki landasan tetapi dengan kondisi pantai yang memadai bisa memakai pesawat Amphibi. Selain itu ada juga pesawat berawak dan pesawat tanpa awak. LAPAN beserta para mitra nasional juga mengembangkan drone, “ucapnya.

“Dirgantara itu bukan hanya penerbangan, tetapi juga LAPAN mengembangkan satelit dan sudah menghasilkan sebanyak 3 (tiga) buah satelit yaitu Satelit LAPAN A1, LAPAN A2 dan LAPAN A3. Selanjutnya LAPAN akan mengembangkan konstelasi satelit komunikasi orbit rendah. Kemudian ada roket sonda untuk penelitian dan TNI juga memanfaatkan untuk roket  pertahanan. LAPAN juga merencanakan akan membangun Bandar Antariksa di Biak yang nantinya bekerjasama dengan mitra untuk jasa peluncuran satelit dari wilayah ekuator. Selain itu bank data penginderaan jauh dan pemantauan bumi. Selain teknologi antariksa juga sains antariksa yaitu LAPAN sedang membangun Observatorium Nasional di Kupang dengan teleskop berdiameter 3,8 meter, “papar Kepala LAPAN.

Kepala LAPAN berharap melalui materi yang sudah dipresentasikan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda. Setelah setiap pemaparan materi selesai dilanjutkan diskusi tanya jawab yang dipandu oleh moderator. Pertanyaan dikumpulkan moderator untuk dibacakan secara tertulis dan dijawab langsung oleh narasumber.

 

Humas : Christine/Sucipto/Ferdhie

Dok     : Humas   

 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. DR. Djundjunan 133 Bandung 40173 Indonesia
Telp. (022)6012602 Fax.(022)6014998.
Email. pussainsa@lapan.go.id




© 2014 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL