Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Bukan Bulan Purnama Biasa, Supermoon
Penulis Berita : • Fotografer : • 09 Mar 2020 • Dibaca : 833 x ,

Apakah bulan purnama itu ? Seperti kita ketahui Bulan purnama umumnya terjadi pada hari ke 14 setelah terjadinya fase bulan baru. Bulan purnama terjadi ketika posisi kedudukan bumi berada di antara bulan dan matahari dalam keadaan relatif satu garis lurus. Seluruh sisi bulan yang diterangi matahari menjadi terlihat sehingga pada bulan purnama, bulan terlihat bulat utuh dan sangat terang.

Bulan purnama yang akan terjadi di bulan Maret ini bukan Bulan purnama yang biasa yaitu Supermoon. Peristiwa ini juga dikenal dengan purnama perigean. Peristiwa ini terjadi saat Bulan purnama bertepatan dengan Bulan menempati titik perigee. Untuk diketahui, titik perigee adalah titik terdekat ke Bumi dalam orbit Bulan dengan jarak 357.404 kilometer (0,994 x jarak rata-rata Bumi Bulan) dengan ukuran diameter mencapai 33,43 menit busur. Nah, Supermoon ini dapat disaksikan sepanjang malam mulai Bulan terbit pukul 17:58 WIB sampai dengan terbenamnya pada pukul 6:15 WIB Selasa pagi hari dengan puncaknya pada Selasa (10/3/2020) pukul 00.48 WIB.

Bulan Purnama ini dikenal oleh suku-suku asli Amerika awal sebagai Bulan Cacing Penuh karena ini adalah tahun ketika tanah akan mulai melunak dan cacing tanah akan muncul kembali. Bulan ini juga dikenal sebagai Full Crow Moon, Full Crust Moon, Full Sap Moon dan Lenten Moon. Supermoon yang terjadi ini merupakan yang kedua dari empat supermoon pada tahun 2020. Yuk, jangan lewatkan fenomena yang satu ini malam nanti. Untuk supermoon yang akan datang terjadi pada tanggal 08 April dan 07 Mei 2020.

 

Humas Pussainsa : Christine/Sucipto








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. DR. Djundjunan 133 Bandung 40173 Indonesia
Telp. (022)6012602 Fax.(022)6014998.
Email. pussainsa@lapan.go.id




© 2014 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL