Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


SMA IT BINA INSANI, Banten mendapat tambahan ilmu dari LAPAN
Penulis Berita : • Fotografer : • 14 Nov 2018 • Dibaca : 106 x ,

Bandung-Pussainsa (14/11/2018). Berbeda dengan kunjungan SMK sehari sebelumnya, kunjungan dari SMA IT Bina Insani Banten ke Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) kali ini lebih siap dengan pengetahuan dasar keantariksaan mereka maupun sedikit pengetahuan tentang LAPAN. Hal itu terbukti dengan lancarnya komunikasi maupun tanya jawab antara pengunjung dengan petugas diseminasi dari LAPAN.  Sebanyak 21 siswa dan siswi datang didampingi 7 guru pembimbing. Mereka berharap menyerap ilmu dari LAPAN, seperti yang dikemukakan oleh perwakilan dari mereka, Ahmad Supriyanto SPd. I. Sebelumnya beliau mengawali sambutannya berterimakasih pada guru pembimbing, Kepala Bidang Diseminasi Pussainsa LAPAN, Dr. Emanuel Sungging, serta para anak didiknya yang dengan kesungguhannya. Pussainsa LAPAN yang berada di Bandung, di mana bagi orang Banten, Bandung merupakan tempat mencari pendidikan. Pada kunjungan ini diharapkan para siswa dapat menyerap ilmu yang ada di Pussainsa LAPAN.

Perwakilan dari Pussainsa LAPAN diwakili oleh Kepala Bidang Diseminasi. Beliau mengawali sambutannya dengan menerangkan LAPAN, mulai dari nama, kedudukan, hingga logo LAPAN yang melambangkan kedeputian yang ada, mencakup sains antariksa, sains dan teknologi atmosfer, roket dan satelit, penginderaan jauh serta kebijakan-kebijakan yang dibuat LAPAN berkaitan dengan hukum. Selanjutnya, diharapkan para siswa bisa belajar sungguh-sungguh agar menjadi penerus mimpi Indonesia apalagi saat ini LAPAN sedang merintis pembangunan Observatorim Nasional (Obnas) yang memiliki tantangan infra struktur maupun sumber daya manusianya.

Setelah dilakukan penyerahan cindera mata hasil penelitian dan pengembangan (litbang) LAPAN, acara dilanjutkan pemaparan profil LAPAN oleh Ferdhiansyah Noor. Disebutkan LAPAN disahkan dengan UU Nomor 21 Tahun 2013, serta Tujuan Pokok, Visi, Misi, kompetensi, kronologi pembentukan hingga hasil litbang dan pemanfaatannya, mulai bencana Aceh, lumpur Lapindo, seri satelit LAPAN A1, LAPAN A2, LAPAN A3, litbang Pussainsa hingga produk hukum LAPAN.

Pemaparan materi mengenai kegiatan penelitian disampaikan oleh Muhammad Bayu Saputra Ssi. tentang Tata surya, Matahari, dan Cuaca Antariksa, di mana salah satunya disebutkan bahwa Pluto adalah bukan planet hanya dwarf planet atau planet katai. Planet katai atau planet kerdil adalah sebutan bagi benda-benda langit yang memutari matahari dalam Tata Surya yang sesuai dengan ciri-ciri berikut:

  • mengorbitmengelilingi matahari
  • mempunyai massayang cukup untuk memiliki gravitasi tersendiri agar dapat mengatasi tekanan benda tegar (rigid body) sehingga benda angkasa tersebut mempunyai bentuk ekuilibrium hidrostatik (bentuk hampir bulat)
  • belum "membersihkan lingkungan" (clearing the neighborhood; mengosongkan orbit agar tidak ditempati benda-benda angkasa berukuran cukup besar lainnya selain satelitnyasendiri) di daerah sekitar orbitnya
  • bukan merupakan satelitsebuah planet atau benda angkasa nonbintang lainnya

Kategori "planet katai" ini diciptakan pada pertemuan Persatuan Astronomi Internasional pada 24 Agustus 2006. Berdasarkan definisi ini, Pluto harus berubah statusnya dari planet menjadi planet katai karena Pluto belum mengosongkan daerah di sekitar orbitnya (Sabuk Kuiper).

Di setiap kesempatan Bayu menyampaikannya diselingi film untuk perbandingan planet juga untuk menerangkan aktivitas matahari seperti  bintik matahari, flare, corona, CME, dan lain-lain

Dari awal pembukaan hingga akhir, tiada hentinya para siswa aktif serta masing-masing terlihat memiliki dasar untuk pengetahuan keantariksaan.

Di akhir acara, setelah foto bersama, mereka diajak untuk melihat kubah yang berada di halaman belakang gedung LAPAN.

 

Penulis: Iyus Edi/Ferdhie

Dokumen: Haries F








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. DR. Djundjunan 133 Bandung 40173 Indonesia
Telp. (022)6012602 Fax.(022)6014998.




© 2014 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL