Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


SMK Harapan Bangsa Sukabumi datang ke LAPAN memerlukan informasi
News Writter : • Photographers : • 13 Nov 2018 • Read : 158 x ,

Bandung-Pussainsa (13/11/2018). Pada hari Selasa, 13 November 2018, sebanyak 130 siswa dan siswi SMK Harapan Bangsa Sukabumi mengunjungi Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) LAPAN Bandung. Mereka datang sejak pagi hari didampingi 8 guru pembimbing. Berdasar informasi yang diperoleh dari siswa-siswi tersebut, keberadaan LAPAN belum bisa dirasakan, terutama berkaitan dengan nama dan produk-produk yang dihasilkan atau dikerjakan LAPAN. Hal itu tebukti banyak yang tidak tahu kepanjangan LAPAN, produk-produk seperti: pesawat Nurtanio (N219), satelit LAPAN, Sampah antariksa, bahkan pengetahuan perbandingan Matahari di antariksa. Oleh sebab itu tidak ada salahnya juga, walaupun mereka berpendidikan teknik informasi dan jaringan diberi wawasan tentang Matahari.

Acara diawali pembukaan dan sususunan acara yang disampaikan oleh Haries Fathoni, dilanjutkan sambutan dan penyampian cindera mata berupa buku-buku hasil penelitian, kegiatan dan pencapaian LAPAN oleh Jaja Sudrajat. Pengetahuan tentang LAPAN dipaparkan oleh Ferdiansyah Noor dimulai dengan nama dan sejarah pembentukan LAPAN, UU, Tugas Pokok, Visi, dan Misi, dilanjutkan empat (4) kompetensi utama LAPAN dipaparkan secara rinci. Hasil-hasil litbang yang disampaikan diantaranya berkaitan dengan tata ruang, lingkungan, mitigasi bencana, serta pemanfaatan citra satelit untuk zona penangkapan ikan. Sedangkan produk-produk LAPAN secara fisik yang dipaparkan adalah tentang roket dan satelit yang sedang dan sudah dibuat LAPAN, serta berkaitan dengan penerbangan rencana dan pencapaian pembuatan seri pesawat sejenis LSU-UAV (LAPAN Surveillance - Unmanned Aerial Vehicle) atau lebih sering disebut seri LSU-01, LSU-02, dan seterusnya, serta kesuksesan pembuatan pesawat Nurtanio atau N219.

Hasil penelitian dan pengembangan (litbang) yang dilakukan di Bandung (Pussainsa dan Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer, PSTA) berkaitan dengan cuaca antarika dan cuaca di Bumi diantaranya SWIFtS, Sadewa, Astina. Dikemukakan juga kegiatan yang rutin seperti MFTKR, Malam Langit Gelap, festival FSA, seminar SNSA, forum FGD dan yang tidak rutin seperti pengamatan, kunjungan, serta praktek kerja lapangan.

Kemudian pemaparan mengenai kegiatan penelitian disampaikan oleh Futikhatun Rohmah, ST. Dimulai dengan pemahaman alam semesta, kondisi di antariksa, cuaca antariksa, matahari (bintik, flare, corona, CME, angin), dilanjutkan pengamatan di LAPAN. Diterangkan pula tentang plasma, secara fisik itu adalah pergerakan fluida karena sesungguhnya beliau dari bidang ilmu fisika. Dianjutkan peristiwa-peristiwa alam berkaitan dengan matahari itu adalah sebenarnya gangguan.

Karena topik utama tidak terkait dengan pelajaran mereka yaitu teknik informasi dan jaringan yang dipelajari di sekolah, Futikhatun berinisiatif untuk bertanya tentang apakah dari mereka ada yang bisa disampaikan untuk bisa mengabdi di LAPAN. Sesungguhnya seluruh kegiatan di LAPAN membutuhkan mereka terutama di bidang data, seperti masukkan dari salah seorang siswa. Yang digunakan untuk pengelolaan data Pussainsa, untuk pelayanan produk SWIFtS para siswa dapat membuka http://swifts.sains.lapan.go.id. Mereka dapat mempelajarinya yang membutuhkan berbagai macam teknik jaringan yang bisa digunakan dan mereka kerjakan.

Di akhir acara, setelah foto bersama, mereka diajak untuk melihat kubah yang berada di halaman belakang gedung LAPAN.

 

 

Penulis: Iyus Edi/Ferdhie/Jaja

Dokumen: Haries F








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. DR. Djundjunan 133 Bandung 40173 Indonesia
Telp. (022)6012602 Fax.(022)6014998.




© 2014 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL