Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Pembekalan dari Pussainsa dalam Pengenalan Kuliah Lapangan STMIK Pranata Indonesia Bekasi
Penulis Berita : • Fotografer : • 04 Oct 2018 • Dibaca : 185 x ,

Bandung-Pussainsa (3/10/2018). Tepat pukul 09.30 STMIK Pranata Indonesia Bekasi diterima oleh Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) dalam hal pengenalan kuliah lapangan. Sebelumnya, disajikan film tentang pembangunan Observatorium Nasional di Kupang. Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan dari STMIK Pranata Indonesia Bekasi yang menyatakan ucapan terima kasih atas penerimaan kunjungannya. Mereka membawa mahasiswa dari jurusan Sistem Teknologi Informatika sebanyak 76 mahasiswa serta beberapa pembimbing dalam pembekalan lapangan ini. Dosen pembimbing juga memberikan arahan agar para anak didiknya bertanya spaya bisa memperoleh bekal ilmu dari LAPAN untuk dibawa ke Bekasi.

Rombongan diterima oleh Dr. Emanuel Sungging M selaku Kepala Bidang Diseminasi Pussainsa yang dalam sambutannya menyinggung visi Indonesia 4.0 tentang penerapan teknologi informasi keantariksaan. Semoga ada manfaatnya terutama untuk manajemen di LAPAN. Sedangkan sambutan dari Kepala Bagian Administrasi, Nurkhamdani S.IP memberikan arahan tentang Reformasi Birokrasi di Pussainsa LAPAN. LAPAN berusaha memberikan pelayanan yang terbaik dan tidak memungut biaya apapun untuk pelayanan kunjungan ini dikarenakan instansi pemerintah memiliki tugas untuk melayani publik terutama mendiseminasikan atau memperkenalkan produk dan hasil penelitian yang ada di Pussainsa LAPAN.

Penyampaian profil LAPAN dilakukan oleh Christine Widianingrum S.Pd. Dalam paparannya dijelaskan tentang LAPAN diakui legalitasnya dengan UU No. 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan. Dilanjutkan dengan visi dan misi serta 4 kompetensi  utama LAPAN: Sains Antariksa dan Sains Atmosfer, Teknologi Penerbangan dan Antariksa, Penginderaan Jauh, dan Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa yang tugasnya ada di pusat-pusat seperti Pustekbang, Pustekroket, Pusteksat, Pussainsa, PSTA, Pustekdata, Pusfatja, dll. Pusat Sains Antariksa memiliki tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan sains antariksa serta pemanfaatannya. Salah satu fungsinya adalah melaksanakan pembinaan teknis di bidang sains antariksa. Selain Pussainsa di Bandung ini ada juga Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA). Pusat Sains Antariksa merupakan satuan kerja LAPAN yang berada di bawah Deputi Bidang Sains Antariksa dan Atmosfer.

Kronologi pembentukan LAPAN, lokasi, fasilitas, dan produk tidak luput dari paparannya termasuk peran bencana di Palu, untuk inderaja dan komunikasi HF. Disebutkan pula  produk teknologi seperti satelit, pesawat terbang, roket, peta lokasi Zona Penangkapan Ikan, SWIFtS, SADEWA, dan lainnya.

Kemudian pemaparan penyampaian hasil penelitian tentang pemanfaatan teknologi informasi di Pussainsa disampaikan oleh Siti Maryam, ST sebagai peneliti sistem informasi. Dimulai teknologi komunikasi untuk menyampaikan informasi, jenis dan peran teknolgi informasi. Di era sekarang, teknologi informasi tidak hanya alat pendukung tetapi sudah menjadi alat utama untuk menyampaikan 4 kompetensi LAPAN, seperti Kepegawaian (Simpeg), Keuangan (SAK), Rumah Tangga (BMN), Tata Naskah Dinas (e-Takah), Perpustakaan (Digital Library), dan Decission Support System (DSS) berbasis cuaca antariksa. Tugas yang menggunakan teknologi informasi lainnya seperti jaringan pengamatan antariksa dan yang terbaru adalah membuat SQM (Sky Quality Meter) yang merupakan alat fotometer modern.

Pada kesempatan ini terdapat 3 pertanyaan seputar pengaruh aktivitas matahari untuk naviagasi, lisensi internasional untuk produk LAPAN, serta fenomena mahluk luar angkasa. Usai pemaparan tersebut, mereka juga diajak untuk melihat media center SPICA (Sistem Pemantauan Informasi dan Cuaca Antariksa).

 

 

Penulis: Iyus Edi/Christine/Jaja

Dokumentasi: Haries/Ferdhie








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. DR. Djundjunan 133 Bandung 40173 Indonesia
Telp. (022)6012602 Fax.(022)6014998.




© 2014 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL