Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Kunjungan Industri Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Jenderal Achmad Yani di LAPAN Bandung
Penulis Berita : • Fotografer : • 27 Sep 2017 • Dibaca : 224 x ,

Bandung (26/09/2017). Pada hari Jum’at, 22 September 2017 LAPAN kembali dikunjungi mahasiswa baru dari Universitas Jenderal achmad Yani ( Unjani ) kota Cimahi dalam rangka kunjungan industri sebagai kaderisasi mahasiswa pada program kerja jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Unjani. Dengan tujuan untuk memperluas wawasan, tidak kurang dari 90 orang mahasiswa hadir didampingi Sunubroto, ST. MT sebagai dosen pendamping. Sunubroto yang mewakili Ketua Jurusan Teknik Elektro mengatakan bahwa kali ini adalah kunjungan keduakalinya. Jika sebelumnya adalah mahasiswa semester V maka kali ini adalah mahasiswa baru yang baru lulus dari SMA, yang penting LAPAN ada di sini terutama yang dari luar kota. Beliau juga sebelumnya melakukan tugas akhir dan dibimbing dari LAPAN untuk proyek alat pengambil sampel udara pada ketinggian 30 km, diharapkan ada kerjasama yang lebih erat lagi secara ‘win-win solution’ secara kontinyu juga dalam bentuk yang lain. Sambutan dari LAPAN disampaikan oleh Drs. Bambang Suhandi selaku Kepala Bidang Diseminasi Pussainsa. Pesan dalam sambutannya beliau mengharapkan bagi mereka yang belum mengenal LAPAN setelah ini dapat mengetahui apa itu LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional). Pusat-pusat teknis LAPAN tersebar di beberapa tempat, khusus LAPAN yang ada di Bandung terdiri dari Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) serta Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA). Ruang udara yang berada pada ketinggian di atas 120 km dari permukaan bumi difahami sebagai antariksa dan di bawahnya adalah atmosfer. Matahari, magnetosfer, dan ionosfer adalah domainnya pussainsa, sedangkan atmosfer adalah domainnya PSTA. Selain itu LAPAN juga melakukan penelitian, pengembangan dan perekayasaaan teknologi Antariksa seperti satelit, roket, pesawat terbang N219, dan UAV yang jadi domain pusat teknis lainnya.

Awal pembentukan LAPAN ada kaitannya dengan PT DI berawal dari pusat litbang TNI AU. Oleh sebab itu kedirgantaraan ini tidak dapat terpisahan oleh ketiganya. Untuk mengunjungi LAPAN dapat dilihat di web-nya www.lapan.go.id, Pussainsa LAPAN bertugas memberi edukasi publik tentang keantariksaan melalui sosialisasi, diseminasi, suguhan planetarium mini, layanan kunjungan dan magang mahasiswa dsb.

Sesi selanjutnya, Christine Widyaningrum SPd. dari Humas LAPAN memaparkan hal-hal yang berkaitan dengan antariksa ada di LAPAN sesuai UU No 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan. Terdapat 4 Kompetensi Utama LAPAN mengenai Cuaca Antariksa dan Atmosfer, Teknologi Penerbangan dan Antariksa, Penginderaan Jauh, dan Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa. Disebutkan pula awal pembentukan LAPAN serta keberadaan stasiun-stasiun yang berada di wilayah Indonesia. Pada pemaparan selanjutnya disampaikan oleh Slamet Supriyadi MSc. tentang salah satu penelitian yang sedang dilaksanakan di LAPAN Bandung. Beliau memaparkan secara singkat materinya dengan judul ‘Mitigasi Gangguan Ionosfer pada GPS’. Teknologi GPS yang sudah sejak lama digunakan militer dan sipil ternyata bisa juga dimanfaatkan untuk kepentingan penelitian. Teknologi GPS sekarang sudah berkembang, yang tadinya seukuran genggeman tangan hand-held, sekarang sudah bisa ditemui di smartphone, pesawat, kereta api, mobil, kapal dst. Teknologi ini menggunakan satelit, sinyal dari satelit akan melewati lapisan ionosfer sebelum sampai ke penerima di bumi. Kebanyakan satelit berada di atas Indonesia, rata-rata negara minta slot area untuk menempatkan satelitnya di area tersebut. Kaitan dengan sains antariksa salah satunya adalah gangguan ionosfer. Gangguan itu bisa berupa delay atau perlambatan sinyal, penghamburan sinyal. Yang satu datangnya terlambat, yang satu lagi datangnya melemah. Kalau dipetakan, Indonesia delaynya besar karena berada di ekuator geomagnet. Untuk navigasi digunakan SBAS, mengoreksi satelit menggunakan GPS, sedangkan untuk mengoreksi landasan digunakan GBAS. Selanjutnya dilakukan kunjungan ke media center SPICA, ASTINA, dan Planetarium mini. Paparan dan diskusi di aula diakhiri dengan pemberian cinderamata dari Himpunan Mahasiswa Elektro FT Unjani ke pihak LAPAN.

Untuk menambah partisipasinya para peserta disuguhi kuis seputar LAPAN. Dan Alhamdulillah semua peserta dapat mengikutinya dengan memberikan jawaban tepat setelah mengikuti pemaparan masing-masing pemapar dari LAPAN

Penulis : Iyus Edi/Christine , Fotografer: Haris F.








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. DR. Djundjunan 133 Bandung 40173 Indonesia
Telp. (022)6012602 Fax.(022)6014998.




© 2014 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL