Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Kegiatan Kolokium: RWC Indonesia Hadiri Pertemuan Tahunan ISES 2017 di Amerika Serikat
Penulis Berita : • Fotografer : • 29 May 2017 • Dibaca : 166 x ,

Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) mengadakan kegiatan kolokium pada Kamis (18/05/2017). Kolokium ini dihadiri oleh sejumlah peneliti, perekayasa dan litkayasa di lingkungan Pussainsa bertempat di  Ruang Dirgantara. Kolokium dimoderatori oleh Drs. Jiyo, M.Si.

Tiar Dani, M.Si sebagai narasumber pada kolokium ini menyampaikan laporan hasil rapat International Space Environment Service (ISES) di Broomfield, Colorado, Amerika Serikat pada tanggal 5-6 Mei 2017.

Pussainsa pada bulan Maret tahun 2015 membentuk layanan Space Weather Information and Forecast Services atau yang dikenal dengan nama SWIFtS. Sejak bulan Juni 2016, SWIFtS resmi diterima sebagai salah satu Regional Warning Center (RWC) Indonesia oleh satu-satunya organisasi internasional yang menaungi seluruh lembaga yang memberikan layanan terkait informasi dan prediksi cuaca antariksa.

“ISES rutin mengadakan pertemuan tahunan untuk membahas agenda terkait layanan, prediksi, data dan verifikasi cuaca antariksa. SWIFtS sebagai RWC Indonesia dijadwalkan untuk mengikuti pertemuan tahunan ISES di Istambul Turki pada tahun 2016 tetapi pertemuan tersebut dibatalkan karena Turki dilanda peristiwa kudeta sehingga pertemuan pada tahun tersebut ditunda dan agendanya digabungkan dengan pertemuan pada tahun 2017. Jadi kegiatan ini berlangsung setelah Space Weather Workshop (SWW) yang diadakan oleh NOAA pada tanggal 1-5 Mei 2017 di kota Broomfield, Colorado, Amerika Serikat “ papar Tiar Dani.

Pada meeting ISES, beberapa negara anggota ISES mempresentasikan laporannya antara lain RWC Meksiko, RWC Indonesia, RWC Inggris, RWC Kanada, RWC Afrika Selatan, RWC Brazil, RWC Belgia dan RWC Jepang. Pertemuan tahunan ISES 2017 ini merupakan pertemuan pertama yang dihadiri RWC Indonesia sebagai negara yang baru bergabung dengan ISES.

Tiar Dani mengatakan banyak hal yang didapat dari pertemuan tersebut, dari sisi penelitian yang dapat dilakukan dan pelayanan yang dapat diberikan kepada stakeholder di Indonesia. RWC Indonesia dapat belajar dari RWC lain dalam hal untuk meningkatkan kualitas riset dan layanan yang terkait dengan cuaca antariksa.

Sesi tanya jawab dilakukan setelah presentasi selesai. Para peneliti menyampaikan pertanyaan diantaranya tentang model yang dimiliki negara lain apakah bisa dibagikan, makalah yang terpublikasi apa sudah ada, bagaimana cara menghitung propagasi serta bagaimana tingkat ketelitian forecast di LAPAN disajikan dalam persentase.

Menutup kegiatan kolokium ini moderator menyampaikan, mudah-mudahan materi yang sudah disampaikan bisa bermanfaat bagi kita semua dan layanan SWIFtS bisa semakin lebih baik lagi ke depannya.

(Penulis : Christine , Fotografer : Haries)



 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. DR. Djundjunan 133 Bandung 40173 Indonesia
Telp. (022)6012602 Fax.(022)6014998.




© 2014 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL