Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Pengamatan Hilal Ramadhan 1438 H
Penulis Berita : • Fotografer : • 26 May 2017 • Dibaca : 163 x ,

Tanjung Lesung (26/05/2017). Posisi hilal untuk menentukan Ramadhan tahun ini mempunyai elongasi 9 derajat dengan umur bulan 15 jam saat matahari terbenam pada tanggal 26 Mei 2017. Oleh karena itu, kemungkinan besar hilal bisa terlihat jika kondisi cuaca cerah dan instrumen pengamatan yang digunakan berjalan dengan baik. Untuk melihat dengan mata telanjang sepertinya masih agak sulit dilakukan, khususnya di wilayah pulau Jawa.

Pussainsa LAPAN mengirim tim pengamatan hilal Ramadhan 1438 H ke Kawasan Ekonomi Kreatif Tanjung Lesung, Banten. Lokasi ini menjadi pilihan karena mempunyai pantai dalam arah barat sehingga bisa melihat terbenamnya Matahari sampai batas horizon. Tim pengamatan tiba di lokasi sekitar pukul 16:00 WIB tanggal 25 Mei 2017 (28 Sya’ban 1438 H). Sesaat setelah tiba, tim langsung mencari lokasi yang dinilai cocok untuk pengamatan hilal. Kriteria lokasi yang dipilih adalah dekat dengan sumber listrik serta mempunyai permukaan yang stabil dan datar. Pada hari tersebut cuaca di arah ufuk barat cukup mendung. Matahari tidak sampai terlihat terbenam di batas horizon.

Persiapan pengamatan hilal dilakukan esok harinya atau tanggal 26 Mei 2017 (29 Sya’ban 1438 H) mulai pukul 14:00 WIB. Pengamatan hilal sendiri dilakukan pada hari yang sama yakni mulai pukul 17:00-18:00 WIB. Instrumen yang tim gunakan untuk pengamatan hilal kali ini adalah teleskop merk Takahashi dengan diameter 85 cm, kamera CCD ZWO 174 mm serta filter infra merah. Tim memulai persiapan dengan melakukan alignment tabung finder dengan tabung utama. Alignment ini dilakukan untuk memudahkan mencari objek pengamatan, dalam hal ini hilal. Setelah itu tim melakukan polar alignment agar teleskop mengarah ke objek pengamatan (hilal) dengan tepat. Pengamatan hilal kali ini juga disiarkan secara langsung melalui channel youtube Pusat Sains Antariksa, sehingga masyarakat umum bisa melihat secara langsung aktivitas pengamatan hilal yang tim ini lakukan. Proses siaran langsung sudah dimulai sekitar pukul 16:00.

Sekitar pukul 17:00, cuaca di ufuk barat cukup mendung, tapi piringan Matahari masih terlihat. Sekitar pukul 17:40, Matahari sudah tidak terlihat lagi karena tertutup awan. Akan tetapi daerah sekitar 9 derajat di atas Matahari (tempat perkiraan posisi hilal) cukup cerah dengan beberapa lembar awan tipis. Posisi teleskop sudah mengarah ke lokasi hilal sejak pukul 17:15 yang sebelum-sebelumnya mengarah ke Matahari. Akhirnya, tepat pukul 17:49 tim melihat hilal Ramadhan 1438 H. (Zamzam N, dan Tim)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. DR. Djundjunan 133 Bandung 40173 Indonesia
Telp. (022)6012602 Fax.(022)6014998.




© 2014 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL