Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


DISEMINASI HASIL RISET IONOSFER UNTUK NAVIGASI BERBASIS SATELIT BANDUNG, 25 AGUSTUS 2015 Auditorium Gedung 1, Lantai 3, Pusat Sains Antariksa, LAPAN
26 Jun 2015 • Dibaca : 23679 x ,

 

 

Sistem navigasi berbasis satelit, GNSS/Global Navigation Satellites Systems) termasuk GPS/Global Positioning Systems, dapat dipengaruhi kondisi cuaca antariksa terutama dinamika di lapisan ionosfer. Sebab, medium plasma ionosfer yang merupakan salah satu indikasi cuaca antariksa sangat mempengaruhi keberhasilan propagasi sinyal yang di pancarkan oleh satelit ke antena di bumi dan sebaliknya. Bahkan, karakteristik ionosfer di atas Indonesia sangat dinamis dibandingkan ionosfer di wilayah lain.

Terdapat dua efek ionosfer yang berpengaruh pada sistem navigasi berbasis satelit, yaitu delay (waktu tunda) ionosfer dan sintilasi ionosfer. Gambar-1 menunjukkan ilustrasi efek ionosfer yang dapat menggangu propagasi sinyal satelit navigasi. Gambar-2 menunjukkan frekuensi kemunculan gangguan ketidakteraturan ionosfer (sintilasi ionosfer) global. Gangguan ionosfer di atas Indonesia merupakan salah satu yang paling sering dan intensif dibandingkan wilayah lainnya.

Gambar 1. Ilustrasi Delay Ionosfer dan  sintilasi ionosfer terhadap propagasi sinyal satelit navigasi ketika melewati ionosfer.

 

Gambar 2 : Frekuensi kemunculan sintilasi ionosfer lebih sering dan intensif terjadi di sepanjang garis ± 20o di kedua belahan bumi utara dan selatan.

Tujuan :

 Meningkatkan pemanfaatan dan menyebarluaskan informasi cuaca antariksa, terutama hasil riset ionosfer dan pengaruh dinamika ionosfer terhadap navigasi berbasis satelit (GNSS/GPS).

 Materi :

 Plasma Ionosfer serta pemanfaatan data dan model GPS- Total Electron Content (TEC).

  • Ketidakteraturan ionosfer, plasma bubble, Sintilasi Ionosfer serta dampaknya pada GNSS.
  • Gangguan Ionosfer dan Pengenalan SBAS dan GBAS
  • Dasar-dasar penentuan posisi dan navigasi berbasis GNSS*.
  • Sejarah dan Future Sistem Navigasi Pesawat Terbang*.
  • Cuaca Antariksa dan Pengenalan SWIFTs (Space Weather Information and Forecast Services).

 Pembicara :

  • Peneliti di Pusat Sains Antariksa, LAPAN
  • Dosen*
  • Pakar Navigasi Penerbangan*

Syarat Peserta : 

  • Calon Peserta merupakan pengguna GNSS sebagai alat bantu navigasi dan pengukuran posisi, baik itu peneliti, perekayasa, mahasiswa, akademisi, dan praktisi di lembaga/instansi pemerintah atau swasta di seluruh Indonesia.
  • Mendaftarkan diri dan diterima sebagai peserta diseminasi.
  • Calon peserta mendaftar online atau mengirimkan formulir pendaftaran via fax atau e-mail.
  • Peserta terbatas dibatasi 40 orang. 

Ketentuan Umum :

  1. Peserta tidak dipungut biaya.
  2. Panitia menyediakan konsumsi (snack dan makan siang), sertifikat, diseminasi kit.
  3. Panitia tidak menyediakan akomodasi dan transportasi untuk peserta. 

Tanggal Penting :

  • Penutupan Pendaftaran : 4 Agustus 2015
  • Konfirmasi Peserta : 11 – 18 Agustus 2015
  • Pelaksanaan : Selasa, 25 Agustus 2015







Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. DR. Djundjunan 133 Bandung 40173 Indonesia
Telp. (022)6012602 Fax.(022)6014998.




© 2014 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL